Hotel Murah di Lombok






BISA DI KLIK DISINI Tentang Lombok

Pulau Lombok, yang menjadi bagian dari kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara ini, selalu menjadi destinasi liburan populer wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal ini tak heran karena Lombok memiliki keindahan alam yang tak akan ada habisnya untuk dinikmati. Mengunjungi Lombok, Anda akan menemukan berbagai macam objek wisata seperti pantai dengan laut dan pasir yang indah, tempat berbelanja yang sering dikunjungi wisatawan, tempat makan favorit para turis hingga tempat penginapan yang beraneka ragam bentuk dan harga.

Pulau yang mendapat julukan Saudaranya Bali ini memiliki banyak pulau yang mengelilinginya. Di tempat ini, pulau disebut Gili dalam bahasa Sasak. Gili yang populer di kalangan turis adalah Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

Masyarakat yang mendiami pulau Lombok sebagian berasal dari suku Sasak yang memeluk agama Islam. Hal ini mempengaruhi kebudayaan yang ada. Tak hanya itu, akulturasi Hindu Bali juga turut mempengaruhi kebudayaan di Lombok, sehingga tak heran jika di tempat ini terdapat banyak candi. Di Lombok, sempatkan diri Anda untuk mencicipi beberapa makanan Lombok seperti Ayam Taliwang dan masakan Sasak.




Untuk menuju Lombok, wisatawan dapat memilih beragam moda transportasi, baik itu melalui jalur laut maupun jalur udara. 


PesawatPesawat atau transportasi udara merupakan cara termudah bagi wisatawan yang ingin menggapai Lombok. Pesawat yang menuju Lombok dilayani Bandara Internasional Lombok. 

Bandara

Bandar Udara Internasional Lombok merupakan bandar udara yang berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Bandara Internasional Lombok dibangun untuk menggantikan Bandara Selaparang Mataram. Bandara ini terletak di jantung pulau Lombok, tepatnya di Jalan Tanak Awu. Arsitektur bandara ini memiliki ciri khas rumah adat Sasak, selain itu di sekitar bandara ini mulai berdiri bangunan atau tempat usaha seperti SPBU, hotel dan restoran. Bandara yang luasnya sekitar 552,51 hektar ini memiliki panjang landasan pacu 2.750 meter dengan satu terminal. Luas terminal untuk penumpangnya pun dipisah, untuk internasional 21.396 m² sedangkan untuk domestik 8.501 m². Terminal bandara juga dilengkapi dua ruang eksekutif pada areal sekitar 12.000 meter. Selain itu, Bandara Internasional Lombok juga dididukung lahan apron seluas 62.074 meter, dan kawasan parkir kendaraan seluas 17.500 meter. Bandara Internasional Lombok juga memiliki 24 check-in counters untuk seluruh maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Lombok. 

Pajak Bandara

Para penumpang dari Bandara Internasional Lombok akan dikenakan pajak atau biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) sebesar Rp 45.000 (penerbangan domestik) dan Rp 150.000 (penerbagan internasional). 

Pesawat yang beroperasi

Bandara Internasional Lombok melayani rute penerbangan domestik dan internasional secara terbatas. Umumnya, penerbangan domestik menuju Lombok berasal dari Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan Bali. Sementara, rute internasional berasal dari Singapura dan Malaysia. Maskapai yang beroperasi antara lain adalah Garuda Indonesia, AirAsia, Citilink, Lion Air, SilkAir, Wings Air dan TransNusa Air Services. 

Visa

Selain paspor yang valid hingga 6 bulan setelah kedatangan, wisatawan asing (kecuali dari negara-negara ASEAN) harus memiliki visa untuk mengunjungi Pulau Lombok. Sejumlah negara harus mendapatkan visa di Kedutaan Indonesia sebelum berangkat ke Lombok. Namun, sebagian besar wisatawan bisa mendapatkan visa on arrival untuk jangka waktu 30 hari. 


KapalBagi para wisatawan yang lebih menyukai travel ala backpacker, jalur laut merupakan alternatif untuk mencapai Lombok dengan harga yang lebih terjangkau. Walaupun memakan waktu perjalanan waktu yang cukup lama dibandingkan pesawat, wisatawan dapat menikmati pemandangan samudera yang luas.

Pelabuhan Lembar merupakan pintu masuk ke Lombok yang menghubungkan Lombok dengan Bali (Padang Bai). Pelabuhan ini juga melayani pelayaran antara Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur dan Tano di Pulau Sumbawa. Perjalanan kapal feri dari Padang Bai menuju Lembar memakan waktu kurang lebih 4 jam. Wisatawan juga tak perlu khawatir kehabisan tiket feri karena penyeberangan tersedia selama 24 jam setiap hari dengan harga Rp. 50 ribu per penumpang.

Selain dari Padang Bai, untuk menuju Lombok, wisatawan dapat melalui Serangan Bali dan Tanjung Benoa. Namun kedua pelabuhan ini tidak ada kapal ferry, di pelabujan ini hanya tersedia beberapa kapal cepat yang langsung menuju Gili Trawangan dan Teluk Kodek dengan harga sekitar Rp 600 ribu sekali jalan dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam. 


BusJika ingin yang lebih ekstrem, Anda juga dapat mencapai Lombok dengan melalui jalur darat dengan menggunakan bus. Misalnya dari Jakarta, Anda dapat naik bus jurusan Mataram dengan waktu tempuh sekitar 2 malam dengan merogoh kocek sekitar Rp 400 ribu- Rp 500 ribu. 




TaksiTidak perlu khawatir menggunakan taksi selama berada di Lombok, karena hampir semua taksi di kota ini mudah ditemukan. Dengan menggunakan taksi, wisatawan tidak perlu berpanas-panasan untuk ke tempat wisata di Lombok. Taksi beroperasi di bandara dan semua hotel - hotel besar dengan tarif yang beragam tergantung dari jarak tempuh. Namun, hanya sedikit turis yang menggunakan jasa taksi untuk ke tempat wisata karena mereka lebih memilih naik angkutan umum atau menggunakan kendaraan sewaan. 


AngkotSelain menggunakan taksi, terdapat banyak pilihan transportasi lain yang dapat wisatawan gunakan sebagai salah satu alternatif untuk berkeliling Pulau Lombok. Salah satunya Bemo. Bemo di Lombok ini bukan seperti kendaraan roda tiga di tempat-tempat lain, melainkan sebutan untuk angkot di Lombok. Bemo beroperasi melayani penumpang antar kota seperti Mataram, Ampenan, Cakranegara dan Senggigi dengan bayaran yang terjangkau. Terdapat juga Bemo yang lebih besar yang di sebut Engkel dengan rute untuk jarak yang lebih jauh. 


LainnyaBagi wisatawan yang ingin berkeliling Pantai Senggigi yang terkenal di Lombok dengan sensasi yang berbeda, wisatawan dapat menggunakan Cidomo sebagai transportasi. Cidomo atau yang dikenal dengan dokar menjadi salah satu angkutan tradisional yang saat ini masih di gunakan di Pulau Lombok. Selain di Pantai Senggigi, Cidomo dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional dan daerah wisata. Cidomo di tempat-tempat wisata seperti Senggigi dan 3 Gili (Trawangan, Air dan Meno) dapat disewa untuk berkeliling. 



PantaiPantai Senggigi BISA DI LIHAT DISINI

Siapa yang tak kenal Pantai Senggigi? Pantai yang saat ini menjadi ikon Pulau Lombok ini memang sangat tenar di kalangan wisatawan domestik maupun internasional. Terletak di wilayah timur Lombok, Pantai Senggigi dapat dijangkau selama 30 menit dengan berkendara. Wisatawan dapat menyewa motor atau mobil dari Mataram, atau dengan naik kendaraan umum untuk mencapai pantai tersebut. Sepanjang perjalanan menuju pantai, Anda akan menemui banyak warung dan toko-toko yang menyediakan berbagai macam makanan dan camilan, suvenir, buku panduan, dan lain sebagainya.

Pantai Kuta Lombok BISA DI LIHAT DISINI

Tak hanya ada di Bali, Pantai Kuta juga ada di Lombok. Pantai ini berlokasi di Desa Kuta, sekitar 56 km dari kota Mataram, Lombok, Pantai Kuta Lombok memiliki pasir putih yang sangat menawan. Selain itu, pantai ini menjadi spot yang marak dikunjungi para peselancar karena ombaknya yang merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Wisata lain yang dapat dilakukan di Pantai Kuta Lombok di antaranya yakni memancing, menyelam, snorkeling, berkuda, dan lain-lain.

Pantai Seger BISA DI LIHAT DISINI

Jika Anda mengunjungi Pantai Kuta Lombok, jangan lupa untuk mengunjungi Pantai Seger yang letaknya hanya 2 km sebelah timur pantai tersebut. Pantai Seger juga memiliki garis pantai yang sama dengan Pantai Kuta. Tak hanya pemandangan pantainya yang sangat menawan, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Selain aktivitas tersebut, Pantai Seger juga terkenal akan ritual yang menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun asing, yakni ritual “Bau Nyale”. Ritual “Bau Nyale” merupakan ritual tahunan masyarakat Lombok berupa aktivitas berburu cacing laut atau “Nyale”. Ritual ini dimulai ketika Nyale mulai muncul di sekitar pantai, yaitu sekitar bulan Februari sampai Maret.

Pantai Selong Belanak BISA DI LIHAT DISINI

Tak habis rasanya jika menyebutkan wisata pantai di Pulau Lombok. Salah satu pantai yang wajib Anda kunjungi di Lombok adalah Pantai Selong Belanak yang merupakan pantai pasir putih di Kabupaten Lombok Tengah. Untuk menuju Pantai Selong Belanak, wisatawan dapat menempuh waktu kurang lebih 2 jam dengan keadaan jalan yang sudah bagus. Untuk masuk ke Pantai Selok Belanak, Anda dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 2.000, namun belum termasuk biaya parkir. Kalau Anda membawa kendaraan, dikenakan biaya parkir per kendaraan sebesar Rp.2.000 untuk motor dan sebesar Rp. 5.000 untuk mobil.

Pantai Tanjung Aan BISA DI LIHAT DISINI

Jika Anda ingin menepi ke tempat yang tenang, Tanjung Aan tempatnya. Berlokasi di wilayah selatan Lombok, Tanjung Aan merupakan salah satu pantai di Lombok yang sepi dan tidak memiliki fasilitas apa-apa. Namun, pantai ini sangat digemari oleh wisatawan terutama wisatawan asing. Tanjung Aan memiliki pasir putih dan pemandangan indah dengan bukit-bukit di sepanjang pantai. Wisatawan biasanya melakukan aktifitas surfing atau sekedar berjemur. Untuk menjangkau Tanjung Aan, Anda dapat berkendara sekitar 1,5 Jam dari Mataram.

Tanjung Ringgit BISA DI LIHAT DISINI

Terletak jauh dari Kota Mataram, Tanjung Ringgit adalah destinasi wisata Lombok yang masih belum banyak dikenal di kalangan wisatawan. Tanjung Ringgit berjarak sekitar 85 km dari Kota Mataram, tepatnya di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Tanjung Ringgit berbatasan langsung dengan lautan lepas di Samudera Hindia. Selain itu terdapat tebing yang eksotis, pasir putih dan air lautnya yag berwarna biru. Karena lokasinya yang cukup sulit dijangkau, Tanjung Ringgit masih relatif sepi dari pengunjung. 


AlamGunung Rinjani

Bagi pecinta olahraga outdoor, Gunung Rinjani bisa menjadi pilihan untuk menikmati Lombok. Dengan ketinggian sekitar 3.726 meter dari permukaan laut, gunung ini diyakini sebagian masyarakat Lombok sebagai tempat bersemayam ratu jin bernama Dewi Anjani, putri raja Datu Tuan dari permaisurinya Dewi Mas, yang memerintah sebuah kerajaan kecil di Lombok. Gunung Rinjani merupakan salah satu destinasi andalan di Pulau Lombok. Diantara daya tarik Gunung Rinjani adalah panorama kaldera, danau, puncak, kawah, air terjun, mata air panas, goa, lubang letusan dan aliran lava baru.

Danau Segara Anak

Salah satu wisata alam menakjubkan di Lombok adalah Danau Segara Anak yang terletak di puncak Gunung Rinjani. Danau ini terletak pada ketinggian kurang lebih 2.000 mdpl. Danau Segara Anak biasanya dijadikan tempat berkemah bagi para pendaki yang ingin menggapai puncak Gunung Rinjani. Selain berkemah, banyak hal menarik yang dapat dilakukan di danau ini. Wisatawan dapat memancing di danau ini karena terdapat banyak ikan mulai dari ikan nila, mas, dan mujair. Pemandangan di Danau Segara Anak ini sungguh menakjubkan dan sangat indah sehingga banyak wisatawan luar maupun dalam negeri berdatangan dan mendaki Gunung Rinjani untuk menyaksikan keindahannya.

Air Terjun Sendang Gila

Air Terjung Sendang Gila menjadi destinasi alternatif mengunjungi Lombok. Air terjun ini merupakan air terjun yang muncul dari atas tebing dengan ketinggian kurang lebih 32 meter. Lokasinya berada di 80 km dari Mataram, tepatnya Desa Senaru Kecamatan Bayan. Air terjun Sendang Gila adalah salah satu titik pemberhentian sebelum mendaki ke puncak Rinjani. Namun bagi yang tidak ingin menjelajahi gunung, Sendang Gila bisa dijadikan pilihan utama wisata di Pulau Lombok. Terdiri dari dua bagian, bagian atas yang hanya satu jalur air sementara bagian bawah yang keluar dari beberapa sumber air. Konon, menurut kepercayaan penduduk setempat, air yang ada di lokasi ini memiliki unsur magis. Airnya dipercaya dapat membuat seseorang menjadi lebih muda satu tahun dari usia yang sebenarnya.

Hutan Monyet Pusuk

Jika di Bali terdapat Monkey Forest Ubud, di Lombok ada Hutan Monyet Pusuk yang tak kalah menarik. Wisatawan dapat menikmati Hutan Pusuk Pass dengan beristirahat sejenak menikmati keindahan dan bermain dengan ratusan ekor monyet. Selain itu, Hutan Wisata Monyet Pusuk juga dihiasi dengan rerimbunan pohon, tebing-tebing curam dan keindahan laut Lombok Utara yang dapat dilihat secara langsung dari tempat ini. Pusuk Pass bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit dari Mataram dengan berkendara.

Air Terjun Kembar Tiu Teja

Berlokasi di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, air terjun dengan ketinggian sekitar 40 meter di belantara hutan Gunung Rinjani ini memiliki pesona keindahan yang berbeda dengan air terjun lainnya. Kalau air terjun lain biasanya memiliki satu air terjun, maka air terjun Tiu Teja memiliki dua mata air terjun yang meluncur secara berdampingan. Air terjun ini berjarak sekitar 60km dari Kota Mataram, untuk mencapai air terjun ini wisatawan dapat berkendara sekitar 2 jam. 


Budaya/SejarahDesa Sade

Desa Sade yang berjarak sekitar 50 kilometer dari Kota Mataram, Lombok, ini bisa jadi merupakan salah satu desa wisata pertama di Indonesia. Desa Sade dihuni oleh Suku Sasak, penduduk pribumi Pulau Lombok, yang masih mempertahankan cara hidup dan keahlian para nenek moyang yang diwariskan secara turun menurun. Semua bangunan rumah di desa ini masih sangat tradisional, meskipun perkampungan ini terletak di sisi jalan beraspal mulus. Atap rumah terbuat dari ijuk, temboknya dari anyaman bambu yang dipasang tanpa menggunakan paku dan lantai masih beralaskan tanah. Uniknya, warga desa ini menggunakan kotoran kerbau untuk mengepel lantai rumah mereka. Namun jika masuk ke rumah mereka tidak ada sedikitpun bau busuk yang tercium. Menurut warga, melapisi lantai rumah dengan kotoran kerbau dapat membuat rumah jadi lebih hangat dan bebas nyamuk. Desa Sade terkenal dengan kain tenun yang dibuat secara tradisional. 

Desa Ende, Lombok

Desa Ende yang masih satu wilayah dengan Desa Sade bisa jadi alternatif pilihan buat para wisatawan di Lombok. Desa Ende letaknya lebih dekat dengan Kota Mataram, hanya sekitar 15 menit. Anda bisa mampir ke sini sebelum mengunjungi Pantai Kuta Lombok yang berjarak sekitar 30 menit dari desa ini. Dibandingkan dengan Desa Sade, Desa Ende lebih sunyi dan rindang karena masih banyak pepohonan. Desa Ende terdiri dari sekitar 30 rumah penduduk yang dibangun secara tradisional. Seperti di Desa Sade, penduduk setempat menggunakan kotoran kerbau sebagai campuran tanah liat untuk lantai rumah mereka. Penduduk setempat cukup ramah, wisatawan bahkan diperbolehkan melihat-lihat ke dalam rumah penduduk jika ingin tau gimana rasanya tinggal dalam rumah khas Suku Sasak. Teras rumah adat Suku Sasak dibuat sangat rendah, jadi wisatawan harus menunduk sebelum masuk ke dalam rumah. Atap teras rumah yang rendah ini rupanya mengandung suatu filosofi, yakni orang yang akan bertamu hendaknya menunduk sebagai tanda bahwa kita menghormati si empunya rumah. Sebuah artshop sederhana juga bisa kamu temukan disini.Artshop ini menjual beragam cinderamata seperti kain tenun, sendok dari tanduk kerbau dan miniatur rumah Suku Sasak. 


LainnyaBatu Bolong

Lokasi wisata Batu Bolong masih terletak di Pantai Senggigi, jaraknya hanya sekitar setengah jam dengan berjalan kaki. Atraksi wisata dari Batu Bolong adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai.Menurut legenda masyarakat setempat, tempat ini dulunya merupakan tempat pengorbanan wanita perawan untuk diserahkan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati.

Taman Nardama

Salah satu lokasi wisata menarik di Lombok adalah Taman Narmada, yang terletak di Desa Kembuah, Kecamatan Narmada sekira 10 kilometer dari timur Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Taman seluas 2 hektar ini dibangun pada 1727 oleh Raja Mataram Lombok, Anak Agung Ngurah Karang Asem. Taman ini kerap digunakan sebagai tempat upacara Pakelem yang diselenggarakan setiap purnama kelima tahun Caka atau sekira bulan Oktober-November.Selain tempat upacara, Taman Narmada juga digunakan sebagai tempat peristirahatan keluarga raja.

0 Response to "Hotel Murah di Lombok"

Post a Comment

CARI HOTEL YA DISINI